SAMARINDA — Memperingati Hari Pariwisata Dunia yang jatuh pada 27 September 2026, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar ajang Mini Expo Pariwisata. Pameran ini berlangsung di Mall Lembuswana Samarinda selama 10 hari, terhitung mulai 25 September hingga 4 Oktober 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai wadah promosi sekaligus ruang silaturahmi bagi para pelaku industri pariwisata di Kalimantan Timur.
“Sengaja kami gelar mini expo selama 10 hari untuk merayakan Hari Pariwisata Dunia di Mall Lembuswana Samarinda dengan kapasitas 20 stan dari stakeholder pariwisata di Kaltim. Sekaligus nanti ada beragam acara lomba, talkshow, dan workshop di panggung utama,” kata Faisal.
Kolaborasi Stakeholder dan Pelaku Industri Pariwisata
Pameran ini melibatkan berbagai elemen penting dalam ekosistem pariwisata daerah. Peserta pameran berasal dari asosiasi agen perjalanan, perhotelan, pengelola objek wisata, hingga pelaku UMKM kuliner dan kriya.
“Peserta pameran tentu dari asosiasi mitra kerja kami seperti ASITA, IHGMA, IWAPI, ASTINDO, Samarinda Theme Park, Rumah Ulin Arya, hingga Hasendra dan Ecologico Café, serta mitra lainnya,” ungkap Faisal.
Tidak hanya dari sektor swasta, pameran ini juga diikuti oleh sejumlah instansi pemerintah dan entitas bisnis pendukung. Di antaranya Dinas Pariwisata Kaltim, Bapenda Kaltim, Tim Percepatan Pengembangan Maratua, RS Hermina, serta Kaltim Energy yang turut berpartisipasi meramaikan stan pameran.
Rangkaian Lomba, Edukasi, dan Workshop Kreatif
Selain pameran stan, panitia menyajikan beragam kegiatan menarik di panggung utama selama 10 hari penuh, mulai dari pembukaan hingga acara penutupan.
“Ada lomba storytelling pariwisata tingkat pelajar dan mahasiswa. Kita akan menyaksikan mereka bercerita tentang salah satu objek wisata di Kaltim. Ada juga lomba tari, fashion show, serta lomba lainnya. Sementara untuk segmen ibu-ibu Dharma Wanita, kami adakan workshop masakan khas Kaltim. Talkshow tentang Geopark Sangkulirang-Mangkalihat juga akan dikupas dari sisi lain yang menarik,” ujar mantan Kepala Diskominfo Kaltim tersebut.
Bincang Pariwisata hingga Kegiatan Kebugaran
Kemeriahan panggung mini expo juga akan diisi dengan Bincang Objek Pariwisata Unggulan di Kaltim yang menghadirkan mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (POLNES). Selain itu, terdapat workshop drum band, workshop konten kreator, serta seminar kesehatan.
Sebagai penutup rangkaian harian, pengunjung juga diajak untuk menjaga kebugaran tubuh melalui sesi olahraga bersama. Panitia menghadirkan kegiatan poundfit dan Zumba yang terbuka bagi masyarakat umum yang berkunjung ke Mall Lembuswana. (*/rb)




