ResonansiBerita
RB Kaltim

Goa Bloyot Jadi Tema Stan Expo 2026, Sebagai Warisan Prasejarah di Pedalaman Kelay

19 Oktober 2026
2 views
•3 menit
Goa Bloyot Jadi Tema Stan Expo 2026, Sebagai Warisan Prasejarah di Pedalaman Kelay
Stan Disbudpar di Berau Expo 2026

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mengangkat Goa Bloyot sebagai tema stan dalam Berau Expo 2026. Hal tersebut untuk mengenalkan kekayaan prasejarah yang tersimpan di pedalaman Kecamatan Kelay.

Berada di kawasan hutan Kampung Merabu, Goa Bloyot menyimpan lukisan tapak tangan pada dinding gua yang diperkirakan berusia 35 ribu hingga 40 ribu tahun. Peninggalan tersebut menjadi salah satu potensi wisata sejarah yang memiliki nilai penting bagi Kabupaten Berau.

Melalui pameran ini, Disbudpar ingin menunjukkan daya tarik wisata Bumi Batiwakkal tidak hanya bertumpu pada keindahan laut dan pulau-pulau eksotis, tetapi juga memiliki warisan prasejarah yang patut dikenal dan dilestarikan.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan pemilihan Goa Bloyot sebagai tema stan bertujuan memperkenalkan potensi geowisata sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap warisan bumi yang dimiliki daerah.

"Goa Bloyot memiliki ciri khas tersendiri. Di sana terdapat lukisan atau cap tangan yang diperkirakan berusia sekitar 35 ribu hingga 40 ribu tahun. Keunikan ini menjadi salah satu potensi yang perlu kita perkenalkan kepada masyarakat," ujar
Yudha.

Menurutnya Goa Bloyot adalah salah satu geosite atau situs warisan bumi yang berada dalam kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat, yang mencakup wilayah Berau dan Kutai Timur. Meski memiliki nilai sejarah yang menarik, keberadaan Goa Bloyot masih belum banyak dikenal masyarakat luas.

"Ini jadi salah satu alasan kita menjadikan momentum Berau Expo 2026 untuk memperkenalkan situs prasejarah ini kepada pengunjung," imbuh Yudha. (*/rb)

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Admin

Penulis di kategori RB Kaltim.

Lihat profil & tulisan