SAMARINDA - Belum adanya fasilitas gedung perpustakaan, ternyata tidak mengurangi bagi SD Negeri 015 Samarinda Ulu untuk terus memacu minat membaca para siswanya.
Dan untuk mengatasi keterbatasan ruang tersebut, pihak sekolah memanfaatkan berbagai sudut bangunan sebagai area membaca.
Wakil Kepala SD Negeri 015 Samarinda Ulu, Nurhayati mengemukakan ruang perpustakaan khusus hingga saat ini memang belum tersedia.
Dan sebagai solusinya, pihak sekolah mendirikan pojok baca di beberapa lokasi strategis, seperti di area tengah lantai atas depan ruang UKS hingga di lantai bawah.
"Secara fisik memang belum ada perpustakaan. Jadi kami taruh buku itu di pojok baca di tengah kelas, depan UKS, dan lantai bawah supaya anak-anak tetap bisa membaca," ungkap Nurhayati, Senin (5/10/2026).
Selanjutnya menghidupkan fungsi pojok baca, sekolah rutin menggelar program literasi setiap hari Sabtu. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diminta membaca, tetapi juga diuji pemahamannya terkait isi buku yang dibaca.
"Setiap hari Sabtu kita ada program literasi. Anak-anak membaca," kata Nurhayati.
Kendati demikian, pihak sekolah berharap pembangunan fasilitas perpustakaan bisa terealisasi agar para siswa memiliki tempat belajar dan membaca yang lebih nyaman. (*/rb)




