SAMARINDA - Universitas Mulawarman (Unmul) memiliki kepemimpinan baru periode 2026-2030. Melalui Rapat Tertutup Senat berlangsung Rabu (30/9/2026), Prof Rudianto Amirta terpilih sebagai Rektor Unmul Samarinda setelah mengungguli dua kandidat lainnya lewat mekanisme pemungutan suara yang berlangsung secara ketat dan transparan.
Berdasarkan hasil akhir penghitungan, Prof Rudianto Amirta berhasil meraih dukungan terbanyak dengan akumulasi 74 suara. Ia mengungguli petahana Prof Abdunnur memperoleh 64 suara, sementara kandidat lainn yakni, Prof Fahrul Agus, tidak mendapat suara. Total suara yang terhitung berjumlah 138 suara.
Ketua Senat Unmul, Prof Haviluddin, membeberkan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai tata tertib dan regulasi kementerian. Dari total 91 anggota senat, sebanyak 90 orang hadir menggunakan hak pilihnya. Sesuai aturan, proporsi penetapan suara memadukan 65 persen suara senat universitas dan 35 persen suara dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
"Total akumulasi suara yang disalurkan dalam kotak suara mencapai 138 suara," jelas Haviluddin.
Haviluddin menambahkan seluruh proses penghitungan berlangsung transparan dan akuntabel.
"Hadir seluruh anggota senat dan para saksi," tegasnya.
Dengan berakhirnya seluruh tahapan pemilihan maka penetapan resmi dan pelantikan Rektor Unmul terpilih selanjutnya diproses mekanisme kementerian. (*/rb)




